Senin, 10 Mei 2010
Sroto Sokaraja
buat orang banyumas dan sekitarnya pasti udah ngeh dengan jenis makanan yang satu ini. SROTO adalah bahasa daerah sono untuk soto, sementara Sokaraja adalah daerah di Purwokerto yang merupakan sentra penghasil beberapa makanan khas yaitu getuk goreng dan tentu aja si sroto ini...
agak-agak susah menemukan sroto khas itu di luar daerah asalnya. tapi untungnya, beberapa tahun ini gue bisa menikmati sroto di kedai SROTO BANYUMAS di jalan margonda raya depok. meskipun gak senikmat sroto sokaraja asli, tapi rasanya cukup enak dan ngobatin rasa kangen... apalagi berbagai makanan khas purwokerto juga disediakan disitu seperti mendoan dan tempe kripik..
nih... kemaren abis makan disono.. gue sempetin motret-motret...
Jumat, 07 Mei 2010
pujangga alay
gara-gara gak sengaja ngebaca status gombal ponakan gue, anak kelas 2 SMP, gue jadi tertarik buat eksplore status2 dia yang cukup sukses bikin gue ngakak...
hahahaha... bakat ngegombal gue ada yang mewarisi.. asiiiiik...
ini status-status yang dia tulis.. silahkan senyum-senyum...
udah ahhhhh... gak tahan ngakak mulu gue...
hahahaha... bakat ngegombal gue ada yang mewarisi.. asiiiiik...
ini status-status yang dia tulis.. silahkan senyum-senyum...
KaU daTan9 mEmbaWa CinTa daN kEseTiaaN . . . DaN kaU peRgi MeniNggaLkaN Luka Dan KeHancuRan . . . DaN aQ leBih Baik DikEnaL laLu di LupAKAN daRipada Di CinTai LalU dKhiAnaTi
JANGAN biarkan SATU wanita MERUSAK kesempatanmu dengan BANYAK wanita yang telah menunggu kehadiranmu untuk mereka
Pagi yang cerah ketika bersamamu, malam yang indah ketika mendengarkan suara mu, hati yang bahagia ketika memiliki mu selamanya
Tidak usah menangisi kepergiannya. Dia tidak akan melihatku berdiri tertegun melihatnya, sekalipun hanya sedetik, karena dia telah pergi meninggalkanku dan tidak akan kembali kepadaku selamanya
cinta seperti ubur-ubur… terlihat indah di mata, namun setelah kau sentuh, kau akan merasakan sakit yang teramat sangat oleh karena sengatannya
kalo changCuters bilang: ” WANITA RACUN DUNIA” kalo Gw biLang: ”DENGKI RACUN HATI KITA"
Sekian lm aq mnggu ygku dpt hnxlh sksa btin,egkau yg jauh sngtku hrpkn tp kni tlh jd bygn ilusiku,skrg penantianku tlh diisi dgn sxuman yg dtg tnpa kusdri
Jika cinta tak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang
And how i miss soMeoNe to hold ,when hope begins to fade
DEar god the oNLy thing I ask you is to hold her when i'm nOt around ,when i much too far away !
Ketika cinta hanya meninggalkan kepedihan, Rasa percaya di khianiti oleh perselingkuhan, Menyayat hati yg duka menjadi smakin lara, Maniz nya kata2 cinta selalu terucap Tapi ktika bersma dia kau mendua. Apakah itu yang nama nya cinta???????
udah ahhhhh... gak tahan ngakak mulu gue...
Rabu, 05 Mei 2010
takjub baca status fesbuk ponakan gue kelas 2 SMP : "Tuhan tlg bantu dia Memejamkan matanya, temani dalam mimpi Indahnya agar besok pagi dia terbangun dengan senyum Maniznya, sampaikan padanya bahwa ku ingin jadi kekasih yg terbaik untuknya" hahahahaha... tahulah aku kemana bakat ngegombalku menurun...
Jumat, 30 April 2010
Maradong Binsar
Tempo hari jeng lila sempet bahas soal ONE HIT WONDER di http://lilass1051.multiply.com/journal/item/130/Penyanyi_One_Hit_Wonder dan nanyain kabar MARADONG BINSAR yang sempet ngehit lewat ajang LPR Prambors dengan lagunya PERAGA DANSA
nih... jeng lilaaa... sengaja gue pajang foto dia terkini hehehe... tadi abis ketemuan ngobrol2 di citos....
Minggu, 25 April 2010
Jumat, 02 April 2010
Sebuah Ironi
"rambutku dah rontok... nyaris botak... tapi bukan karena itu aku pake jilbab lho..." ucapan itu meluncur diiringi seloroh dan tawa kecil. mata itu berbinar.. bibir itu terus menebarkan senyum.. dan aku mendadak menelan getir.
"tetekku juga udah diambil satu. mudah-mudahan yang tinggal satu ini gak diambil lagi... kasihan suamiku kalo begitu... hahaha..." kali ini tawa itu terdengar membahana. lepas. tanpa beban. dan getir yang kutelan semakin pahit.
ya.. sebelum aku berjumpa dengannya, kupikir aku akan menemui sosok yang diam tanpa daya. terpuruk dalam derita, pasrah menerima tatapan iba orang-orang. tapi tidak. dia yang kutemui ternyata jauh dari bayanganku. dengan lepas menceritakan penyakit yang dideritanya seolah menceritakan gosip anang dan syahrini. padahal penyakit yang dideritanya tergolong gawat. banyak yang menyerah dan tidak bisa bertahan ketika mendapat penyakit ini.
oya... aku belum cerita siapa dia...
namanya sebut saja dewi. tetanggaku dulu jaman kecil. sudah berpuluh-puluh tahun tidak ketemu dan bisa terlacak lagi jejaknya karena keajaiban facebook. dari situlah aku kemudian tahu kalau ternyata dia menderita kanker payudara. sudah lumayan parah. seperti yang dia ceritakan tadi, payudaranya sudah diangkat satu, dan proses kemoterapi yang dijalaninya sudah membuat rambut panjangnya musnah.
aku sengaja datang menjenguknya. dan dia menyambutku seolah-olah dia tidak punya derita apa-apa. sungguh aku kagum dengan perjuangan hidupnya. sebagai ibu dari dua anak yang masih kecil-kecil, tentu tidak mudah menjadi seorang ibu sekaligus berjuang melawan penyakit parah.
"aku harus bertahan.. anak-anak masih kecil, kasian kalo ibunya menyerah." kali ini suara itu tegas dan penuh tenaga. mata itu menerawang. ya.. aku paham alasannya berjuang sedemikian keras. demi anak-anak. dia ingin bisa mengantarkan anak-anaknya tumbuh dewasa dan beranak pinak.
"mungkin ini teguran dari Allah..." suaranya tiba-tiba berubah pelan. "setengah mati sekarang aku berusaha untuk bisa terus hidup... padahal dulu..."
dia menatapku sambil tersenyum getir. aku masih belum bisa menangkap apa maksudnya. lalu dia melanjutkan kata-katanya yang tadi sempat tertahan. "dulu aku goblok banget ya... subhanallah aku bisa selamat.."
olala... seperti ada sengatan listrik yang melecut memori otakku...
trrrrrriiiing...
seperti terbang aku dibawa ke masa lalu. jaman kita masih remaja. senja itu menjelang maghrib, terdengar lolongan panik dari rumah dewi, sebelah rumahku. suara ibunda dewi melolong menangis memanggil-manggil nama dewi, sementara suara ayahnya menggelegar menyebut asma Allah sambil bergetar.
ya... senja hening itu pecah oleh sebuah kabar mengejutkan. dewi ditemukan terkapar di lantai kamarnya. mulutnya berbusa. sekaleng racun serangga terletak tidak jauh dari sana. dewi mencoba membunuh dirinya sendiri, karena pacar yang sangat dicintainya memutuskannya tiba-tiba. malam itu menjadi riuh. seisi kampung heboh ketika melihat tubuh dewi dilarikan ke rumah sakit. kupikir semuanya sudah selesai.
ternyata tidak. dewi berhasil diselamatkan. tapi kejadian itu membuat orangtuanya terpukul dan malu, sehingga mereka sekeluarga pindah dari kampungku. mencoba menemukan hidup baru, tanpa jejak kelam yang telah tertoreh. sejak itulah komunikasiku dengan dewi terputus. sampai keajaiban facebook menemukan jejaknya.
dan membawaku kepadanya saat ini... saat dimana dia berjuang antara hidup dan mati, sama seperti senja riuh berpuluh tahun lalu. bedanya adalah, kali ini dia berjuang sekuat tenaga untuk hidup dalam kondisi fisik yang makin menurun. sementara dulu dia berusaha sekuat tenaga untuk mati, dalam kondisi fisik yang segar bugar.
"ironis ya.." dia berkata lagi, kali ini sambil kembali tersenyum.
aku mengangguk pelan, lalu pamit ke kamar kecil. disana aku merenung. memohon ampun padaNya dalam hati untuk ketidaktahudirianku yang masih sering mengeluh. aku butuh waktu untuk kembali menemui dewi, karena dadaku sudah mulai gemuruh.
dan mataku berkaca...
mudah-mudahan dewi kuat ya Allah... jangan biarkan penyakit ini merenggutnya. amiiin...
dia menatapku sambil tersenyum getir. aku masih belum bisa menangkap apa maksudnya. lalu dia melanjutkan kata-katanya yang tadi sempat tertahan. "dulu aku goblok banget ya... subhanallah aku bisa selamat.."
olala... seperti ada sengatan listrik yang melecut memori otakku...
trrrrrriiiing...
seperti terbang aku dibawa ke masa lalu. jaman kita masih remaja. senja itu menjelang maghrib, terdengar lolongan panik dari rumah dewi, sebelah rumahku. suara ibunda dewi melolong menangis memanggil-manggil nama dewi, sementara suara ayahnya menggelegar menyebut asma Allah sambil bergetar.
ya... senja hening itu pecah oleh sebuah kabar mengejutkan. dewi ditemukan terkapar di lantai kamarnya. mulutnya berbusa. sekaleng racun serangga terletak tidak jauh dari sana. dewi mencoba membunuh dirinya sendiri, karena pacar yang sangat dicintainya memutuskannya tiba-tiba. malam itu menjadi riuh. seisi kampung heboh ketika melihat tubuh dewi dilarikan ke rumah sakit. kupikir semuanya sudah selesai.
ternyata tidak. dewi berhasil diselamatkan. tapi kejadian itu membuat orangtuanya terpukul dan malu, sehingga mereka sekeluarga pindah dari kampungku. mencoba menemukan hidup baru, tanpa jejak kelam yang telah tertoreh. sejak itulah komunikasiku dengan dewi terputus. sampai keajaiban facebook menemukan jejaknya.
dan membawaku kepadanya saat ini... saat dimana dia berjuang antara hidup dan mati, sama seperti senja riuh berpuluh tahun lalu. bedanya adalah, kali ini dia berjuang sekuat tenaga untuk hidup dalam kondisi fisik yang makin menurun. sementara dulu dia berusaha sekuat tenaga untuk mati, dalam kondisi fisik yang segar bugar.
"ironis ya.." dia berkata lagi, kali ini sambil kembali tersenyum.
aku mengangguk pelan, lalu pamit ke kamar kecil. disana aku merenung. memohon ampun padaNya dalam hati untuk ketidaktahudirianku yang masih sering mengeluh. aku butuh waktu untuk kembali menemui dewi, karena dadaku sudah mulai gemuruh.
dan mataku berkaca...
mudah-mudahan dewi kuat ya Allah... jangan biarkan penyakit ini merenggutnya. amiiin...
Langganan:
Postingan (Atom)